All for JoomlaAll for Webmasters

Yohanes Chandra Ekajaya Kini Dapatkan Gaji dari Bisnis  Soto Lamongan

soto lamongan Bisnis Yohanes Chandra Ekajaya

Yohanes Chandra Ekajaya sukses dengan soto ayam Lamongan yang kini telah menghasilkan omzet sekitar 30 juta untuk setiap bulannya. Lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur ini pada mulanya merupakan seorang penjual soto pinggir jalan di kota metropolitan Jakarta di tahun 1997. Modal usaha tersebut ia dapatkan dari orang tuanya yang sangat mendukung usaha yang dilakukan oleh lelaki bertubuh tinggi tersebut.

Namun, bisnis soto yang dibuka pinggir jalan pun tak bertahan lama. Pasalnya Yohanes Chandra Ekajaya banyak kehilangan pelanggan karena letak warung memang dinilai kurang strategis. Namun, itu adalah pengalaman pahit Yohanes Chandra Ekajaya dalam melakoni bisnis. Kini, lelaki ini telah berhasil menjadi seorang pengusaha sukses dengan omzet ratusan juta rupiah untuk setiap bulannya.

Yohanes Chandra Ekajaya pun dikenal sebagai sang juragan soto ayam Lamongan yang adapun kini telah berhasil mempekerjakan sekitar 20 karyawan. Cerita kesuksesan Yohanes Chandra Ekajaya dalam berjualan soto ayam di ibu kota pun menjadi cerita dari mulut ke mulut. Hingga pada akhirnya soto ayamnya tersebut sukses menghadapi persaingan pasar di ibukota.

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko geluti bisnis soto lamongan

Yohanes Chandra Ekajaya memiliki sebuah fiosofi bahwa dalam menggerakan sektor industri kuliner, keuntungan bukanlah yang utama, tetapi yang paling utama dan harus diperhatikan adalah control masakan. Yohanes Chandra Ekajaya sukses mempertahankan cita rasanya yang akhirnya membuahkan hasil bagi bisnis yang ia jalani yaitu soto lamongan.

Yohanes Chandra Ekajaya membanderol menu sotonya dengan harga yang sangat ekonomis yaitu antara Rp 15 hingga Rp 17 ribu. Berbagai tawaran dengan taburan ayam kampung dan rempahnya yang menggoyang lidah membuat semua orang selalu menikmati kenikmatan soto miliknya tersebut.

Kini, Yohanes Chandra Ekajaya telah sukses sebagai seorang pengusah soto lamongan. Kesuksesan tersebut diukur dari omzet yang diadapatkannya dan warung yang telah berdiri di tiga kota yaitu Jakarta, Bandung, dan Tangerang. Beberapa kota besar memang menjadi target atau sasaran pasar untuk soto racikan Yohanes Chandra Ekajaya tersebut. Baginya kesuksesan didadapatkan dari inovasi, kreasi, dan kerja keras karena tiga hal tersebut memang menjadi sifat wajib seorang pengusaha.

Leave a Reply