All for JoomlaAll for Webmasters

Chandra Ekajaya Gudang Ilmu

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya mengatakan bahwa perpustakaan merupakan tempat bagi masyarakat untuk menimba berbagai ilmu pengetahuan. Namun, sayang keberadaan perpustakaan daerah yang mengoleksi ratusan ribu buku, ternyata kurang diminati warga untuk mampir membaca buku.

Perpustakaan Daerah Sulawesi Tenggara, yang letaknya cukup strategis di jantung kota Kendari mengoleksi 350 ribu buku. Sayangnya, meski koleksi buku cukup banyak, pengunjung yang datang setiap harinya hanya berjumlah sekitar 20 hingga 25 orang perharinya.

Menurut Chandra Ekajaya, pihak pengelola perpustakaan daerah juga telah berupaya untuk menarik minat masyarakat untuk datang berkunjung, dengan melakukan renovasi gedung baru dan membuat beberapa program untuk menarik minat baca masyarakat maupun anak sekolah, namun belum cukup menarik minar warga untuk datang berkunjung.

Kepala Perpustakaan Daerah Sultra La Ongke mengatakan, dirinya sudah membuat beberapa program untuk menarik jumlah pengunjung , seperti melakukan promosi, melakukan talk show, hingga mengadakan lomba dongeng di tingkat Sekolah Dasar (SD).

“Kemudian, setiap bulannya, kami mengundang siswa baik dari tingkat SD, SMP hingga SMA untuk datang ke Perpus, dan diperkenalkan buku-buku apa saja yang ada di Perpustakaan Daerah,” terangnya.

Dok.Chandra Ekajaya

Selain itu, ada juga lomba-lomba perpustakaan sekolah, lomba perpustakaan Kab/Kota, lomba bercerita dan ada lomba pustakawan, semua dilakukan untuk meningkatkan minat baca masyarakat dan siswa.

Katanya, untuk mempermudah pengunjung, pihaknya telah melalukan pengelompokkan jenis buku seperti, buku sosial, buku politik, buku ekonomi, buku teknik, buku hukum dan buku agama.

“Sehingga bila ditotalkan ada sekira 350 ribu examplar buku di Perpus Daerah saat ini” ujarnya.

“Buku paket anak sekolah tidak ada di Perpustakaan Daerah, yang ada hanya buku untuk anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), seperti buku dongeng cerita rakyat,” ungkapnya.

Dirinya berharap minat baca warga semakin tinggi. “Karena sekarang orang mau pintar tidak harus melalui pendidikan formal, tetapi dengan membaca buku, itu kuncinya” tuturnya.

Chandra Ekajaya menambahkan bahwa Pendidikan dan buku perpustakaan tidak bisa dipisahkan, tidak mungkin ada pendidikan jika tidak ada perpustakaannya. Ia berharap dengan berbagai program yang dilaksanakan, akan menambah minat baca masyarakat dan anak sekolah, apalagi bangunan Perpustakaan Daerah sudah direnovasi dan disediakan juga wifi gratis. “

Leave a Reply