All for JoomlaAll for Webmasters

Chandra Ekajaya Empat Lorong

Dok.Chandra Ekajaya

Pengusaha Chandra Ekajaya sudah tiga tahun belakangan inii mengamati warga empat jorong di Nagari Lubuk Gadang Timur (LGT), Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan (Solsel) kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan. Puskesmas pembantu (Pustu) di daerah mereka tidak beroperasi. Sebab, tenaga medisnya tidak berada di tempat.

Pustu di Jorong Tandai Simpangtigo, Nagari Lubuk Gadang Timur terlihat ditumbuhi ilalang yang tinggi. Plafon Puskesmas Pembantu juga sudah banyak yang terkelupas. Pintunya tertutup rapat. Debu juga sudah banyak menempel di kaca bangunan yang sudah tak dihuni itu. Padahal, keberadaan Pustu tersebut sangat didambakan warga Tandai, Tandai Simpangtigo, Tandai Bukikbulek dan Tandaiateh untuk pelayanan kesehatan mereka.

Dok.Chandra Ekajaya

“Percuma di sini ada Pustu tapi tak ada tenaga medisnya. Sebelumnya ada, tapi sudah lama tak tinggal di sini lagi,” sesal seorang warga Jorong Tandai Simpangtigo, Heroza kepada pengusaha Chandra Ekajaya, kemarin. Warga tersebut sangat kecewa karena masyarakat kecil sepertinya tidak dapat mengakses haknya akan kesehatan. Ini menjadi pekerjaan rumah dari negara dan pemerintah.

Ia menyebutkan, kondisi tersebut sudah berlangsung lama. Akibatnya, masyarakat yang butuh pelayanan kesehatan jadi kesulitan. Sebutnya, hanya di Jorong Tandaiateh dan Tandai Bukikbulek memiliki bidan desa. Sedangkan Jorong Tandai dan Tandai Simpangtigo tidak memiliki tenaga medis sama-sekali. Selain itu, infrastruktur di daerah tersebut masih jalan tanah dan licin serta membahayakan bagi pengendara.

“Dua jorong, beruntung masih ada bidan desanya. Jika pun tak bisa berobat ke Pustu, mereka masih bisa berobat bidan desa,” ujar pengusaha Chandra Ekajaya menambahkan. Kini infrastruktur dan fasilitas kesehatan sedang digalakkan secara masif. Dengan demikian angka kesehatan yang ada pada masyarakat diharapkan dapat naik secara signifikan.

Leave a Reply